Sentul, Bogor – Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Jonni Mahroza, S.I.P., M.A., Ph.D., menegaskan bahwa “SPPI ini adalah game changer, harapan yang sangat strategis yang digagas oleh Presiden RI Prabowo untuk menggerakkan pembangunan Indonesia dari desa.” Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 477 peserta dan didukung oleh 32 orang penyelenggara dari berbagai lembaga pendidikan dan institusi terkait, yang berlangsung di Aula Merah Putih, Kampus Utama Bela Negara Unhan RI, pada Senin (24/2).
Pernyataan Rektor Unhan RI tersebut menegaskan peran vital SPPI sebagai agen perubahan yang bertujuan mempercepat pembangunan nasional melalui pendekatan dari tingkat desa hingga pusat. Program SPPI dirancang untuk membekali generasi muda agar mampu memahami, merencanakan, dan melaksanakan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, serta menciptakan kader yang kompeten di berbagai sektor.
Pelaksanaan ToT ini bertujuan untuk mempersiapkan para pelatih yang akan membimbing peserta SPPI di seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari 30 Lembaga Pendidikan TNI AD, 11 lembaga pendidikan TNI AL , 6 lembaga pendidikan TNI AU dan 7 lembaga pendidikan POLRI , sehingga tercipta keseragaman pemahaman dan metode pelatihan yang efektif.
Sebagai bagian dari program pembangunan berkelanjutan, pemerintah menargetkan agar setiap desa di Indonesia memiliki minimal satu lulusan SPPI. Dalam tahap awal, program ini akan meluluskan 32.000 peserta dari jenjang S1, S2, dan S3, yang diharapkan menjadi katalisator pembangunan dengan pendekatan berbasis data dan inovasi.
Rektor Unhan RI menekankan bahwa keberhasilan SPPI sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat. Oleh karena itu, seluruh peserta ToT diharapkan dapat menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi demi tercapainya visi besar program ini dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Kegiatan pembukaan ToT SPPI Batch-3 TA. 2025 dilaksanakan dengan harapan agar program ini menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa yang berdaya saing tinggi dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat melalui pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
(Humas Unhan RI)